Cari Artikel :     
 
 

Pusdikpenerbad Puspenerbad Jl. Puad A. Yani No. 2 Semarang Barat, Jateng. Telp 024-7604109 Fax. 024-7607135

 
 
DANPUSDIKPENERBAD


KOLONEL CPN SUPRAPTO, S.E.

GALLERY FOTO

logo

VISITOR

Pengunjung : 132 visitor
Member : 0 user
Dosen : 0 user


 
  TRADISI TERBANG SOLO  
 

Tradisi terbang solo merupakan suatu tradisi yang dilaksanakan terhadap siswa Suspabangsar yang berhasil terbang solo. Arti dari terbang solo adalah bahwa siswa sudah mampu terbang sendiri tanpa di dampingi oleh Penerbang Pelatih ataupun didampingi rekannya sendiri. Hal ini menimbulkan kebanggaan dan kepercayaan diri dalam diri siswa bahwa dia sudah mampu melewati tahap pertama dari latihan terbang, dan secara de facto sudah merupakan seorang penerbang.

Dalam tahap latihan terbang yang diselenggarakan di Pusdik Penerbad, siswa pada umumnya mencapai 15 jam terbang ketika mereka di-solo-kan. Sebelumnya Penerbang Pelatih melaksanakan check solo, dan ketika mereka dinyatakan ‘aman’ maka Penerbang Pelatih akan melepas mereka solo. Pada tahap ini, siswa sudah dibekali dengan kemampuan untuk melaksanakan maneuver dasar terbang helicopter, baik itu ground maneuver, approach/landing dan pelaksanaan emergency.

Tradisi dilaksanakan setelah semua siswa melaksanakan terbang solo. Danpusdik selaku Pembina para siswa akan memimpin acara tradisi korps ini. Para siswa akan mengikuti upacara, yang juga dihadiri oleh para distribusi Pusdik Penerbad, para perwira dan juga anggota satlatbang.

Dalam acara ini, para perwira akan menyiramkan air bunga kepada para siswa, memecahkan telor di kepala mereka dan menyiramkan oli bekas pesawat Hughes C 300. Air bunga melambangkan bahwa siswa mendapat mandate untuk menebarkan keharuman Korps Wira Amur dalam menjaga tegaknya NKRI. Telor yang dipecahkan mengandung arti bahwa siswa sudah menetas sebagai penerbang, tetapi masih merupakan “bayi”, yang masih harus mendapat gemblengan untuk menjadi “burung” perkasa yang mampu terbang. Oli bekas menandakan tekad untuk menjaga dan mencitani alat utama yang digunakan oleh mereka berlatih terbang. Kecintaan tersebut akan menginspirasi mereka untuk menjadi seorang penerbang yang memiliki ikatan batin dengan pesawat yang mereka terbangkan. 

Acara tradisi korps pada hari itu diakiri dengan menghadap Komandan Lanumad A Yani dan Komandan Skadron untuk mendapatkan santi aji dan pembekalan, serta nasehat dalam mengabdikan diri di Korps Wira Amur. Pada puncaknya, ucapan syukur para siswa akan diungkapakan dalam acara ‘Solo Night”.

 
 
 
DANPUSPENERBAD


MAYJEN TNI SUKO PRANOTO

LOGIN WEBSITE



FORUM


 

LINK TERKAIT








LINK SATUAN










 
  Hak Cipta © 2010-2011. Portal Sistem E-Learning Pusat Pendidikan Pusat Penerbangan Angkatan Darat.

System and Design by Tim Pusdik Penerbad. e-mail :info@pusdikpenerbad.mil.id
Powered by MIKAHOSTING